Sejak kecil, hidupnya adalah tragedi! Lahir di tempat yang hanya mengenal matahari 24 jam, sisanya gelap. Kehilangan seluruh orang-orang yang disayanginya, orang tua, adik-kakak, sahabat sejati, pasangan, anak, berkali-kali. Gelap. Hitam. Dua sisi mengerikan. Bagaimana dia menebus semuanya? Bagaimana dia bisa menjadi petarung terkuat yang pernah ada. Sekali dia melepas teknik beku itu, bahkan c…
Bagaimana kita tahu persahabatan itu sejati? Boleh jadi setelah pertengkaran hebat. Menyusul kejadian di Klan Matahari Minor, pulang ke Klan Bumi, Raib dan Seli bertengkar. Tidak mau saling bicara, berpisah meja, tidak mau membahasnya. Masalahnya, Seli yang kehilangan kekuatan temporer, dengan segala beban pikiran, jatuh sakit. Kondisinya memburuk dengan cepat. Hidup dan mati. Lantas siapa yang…
Aksi massa sebuah karya Tan Malaka dari tahun 1926. Ditulis ketika kaum pergerakan ditanah air berada disamping jalan akibat keputusan PKI untuk mengadakan pembrontakan. Tan Malaka menyebutnya sebagai putch belaka. Atau aksi segerombolan kecil yang bergerak diam-diam dan tak berhubungan dengan kesanggupan rakyat banyak. Kehancuran yang mengikuti putch itu mendorong Tan Malaka menguraikan hakika…
Ternyata benar kata orang dulu, jangan sering tertawa nanti nangis. Kemarin saya dan kamu tertawa sampai lupa waktu. Sekarang saya dan kamu menangis karena dipisahkan waktu. Ada banyak konflik dan rahasia yang ingin saya sampaikan melalui rangkaian kata yang saya tulis. Tentang rahasia saya, tentang luka, juga tentang sebuah perpisahan. Saya percaya, luka adalah cara Tuhan untuk mempertemukan s…